STRATEGI PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA MANDARIN PADA APLIKASI PEMBELAJARAN CHINESESKILL
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.7.2.29-38Keywords:
Corporate Identity, Identitas Visual Brand, Perancangan, Miss Wang Couture.Abstract
Bahasa merupakan suatu media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Saat mempelajari suatu bahasa, biasanya pembelajaran dimulai dari substansi yang terkecil, misalnya kosa kata. Dalam mempelajari kosa kata Bahasa Mandarin, kita dapat menggunakan strategi-strategi yang dapat mendukung proses belajar, misalnya seperti strategi asosiasi, strategi produksi kalimat, dan sebagainya. Strategi-strategi tersebut dapat diterapkan melalui aplikasi pembelajaran ChineseSkill. Pada penelitian ini penulis meneliti strategi manakah yang paling sesuai terhadap proses pembelajaran Bahasa Mandarin pemula. Peneliti berharap dapat membantu orang yang ingin belajar Bahasa Mandarin agar dapat memilih strategi pembelajaran dengan tepat, sehingga proses belajar mejadi lebih cepat dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu dengan cara memberikan tes kepada subjek penelitian serta melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa strategi asosiasi merupakan strategi yang paling sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran kosa kata pemula. Strategi asosiasi yang dimaksud adalah menciptakan hubungan antara kosa kata baru dengan tatanan kosa kata yang telah kita miliki sebelumnya. Salah satu contoh penerapan strategi asosiasi misalnya dengan menggunakan gambar.
References
Anderson, J. P & Jordan, A. M. . (1928). Learning and retention of Latin words and phrases. Journal of Educational Psychology, 485-496.
Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Atkinson, R. (1975). Mnemotechnics in second-language learning. American Psychologist, 821-828.
Chariri, A. (2009). Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif. 9.
Cohen, A. D. (1987). The use of verbal and imagery mnemonics in second-language vocabulary learning. Studies in Second Language Acquisition, 43-62.
Ellis, N. C. (1997). Vocabulary acquisition: Word structure, collocation, word-class, and meaning.
Fauziah, V. N. (2015). Analisis Kesalahan Penggunaan Kata Pelengkap Arah(趋向补语)来 dan 去 Pada Mahasiswa Semester IV dan VI Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Semarang . 1.
Gu, P. Y. (2003). Vocabulary Learning in a Second Language: Person, Task, Context and Strategies.
Gu, Y., & Johnson, R. K. (1996). Vocabulary Learning Strategies and
Language Learning Outcomes. Language Learning, 46(4), 643–679.
https://doi.org/10.1111/j.1467-1770.1996.tb01355.x
Hidayati, A. N., Hakkun, R. Y., & Sa'dyah, H. (2017). Let's Play Mandarin: Media Interaktif Untuk Pembelajaran Bahasa Mandarin Tingkat Ssekolah. 47.
Ilson, R. (1983). Etymological information: Can it help our students? ELT Journal, 76-82.
Kelly, R. (1991). The Graeco-Latin vocabulary of formal English: Some pedagogical implications. RELC Journal, 69-83.
Lawson, M.J., & Hogben, D. (1998). Learning and recall of foreign language vocabulary: Effects of a keyword strategy for immediate and delayed recall. Learning and Instruction, 8, 179–194.
Meara, P. (1996). The classical research in L2 vocabulary acquisition. In G. Anderman & M. Rogers (Eds.), Words, words, words: The translator and the language learner (pp. 27-40). Clevedon: Multilingual Matters.
Nation, I. S. (1990). Teaching and learning vocabulary. Boston: Heinle & Heinle Publishers.
Oxford, R. L. (2017). Teaching and Researching Language Learning Strategies. New York: Routledge.
Richards, J. C. (1976). The role of vocabulary teaching. TESOL Quarterly, 77-89.
Smith, G.G., Li, M., Drobisz, J., Park, H.-R., Kim, D., & Smith, S.D. (2013). Play games or study? Computer games in eBooks to learn English vocabulary. Computers and Education, 69, 274–286.
Webb, S. (2005). Receptive and Productive Vocabulary Learning: The Effects of
Reading and Writing on Word Knowledge. SSLA, (27), 33–52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






