EFEKTIFITAS PENGAJARAN KOSAKATA BAHASA TIONGHOA MELALUI PERMAINAN DI KURSUS BAHASA TIONGHOA ELYON
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.4.2.9-18Keywords:
Biofilik, Fasilitas Rehabilitasi, Napza, Perilaku, Therapeutic CommunityAbstract
Penggunaan bahasa Tionghoa sebagai bahasa kedua saat ini semakin meningkat. Pada pengajaran bahasa Tionghoa khususnya pengajaran kosa kata, salah satu cara yang dapat digunakan oleh pengajar bahasa Tionghoa adalah dengan menggunakan metode permainan. Saat ini masih banyak pengajar bahasa Tionghoa yang menggunakan metode pengajaran tradisional. Oleh sebab itu, penulis melakukan penelitian mengenai efektifitas pengajaran dengan permainan dalam pengajaran kosakata bahasa Tionghoa di kursus bahasa Tionghoa Elyon. Metode penelitian yang digunakan ialah desain pengukuran berulang dengan penyajian data menggunakan statistik deskriptif dan t-test. Subjek penelitian ini ialah siswa-siswi kelas 3 dan pengajar bahasa Tionghoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran kosakata bahasa Tionghoa dengan permainan lebih efektif bagi siswa dalam belajar bahasa Tionghoa. Dan metode pengajaran dengan permainan ini juga dapat mengembangkan kreativitas bagi pengajar bahasa Tionghoa.
References
Bao, V. S., Bao, S., & Tian, J. (2010). The Vault of Teaching Games. Beijing: Peking University Press.
Bredekamp, S., Copple, C. (1999). Developmentally Appropriate Pratice in Early Childhood Programs. Washington, D.C: National Association for the Education of Young Children.
Brewel, J. A. (2007). Introduction to Early Childhood Education: Preschool Through Primary Grades (6th ed.). Boston: Allyn dan Bacon.
Djuanda, D. (2006). Pembelajaran Bahasa yang Komunikatif dan Menyenangkan. Jakarta: Dirjen DIkti.
Hurlock, E. (1978). Perkembangan Anak Jilid I. Jakarta: Erlangga.
Ismail, A. (2006). Permainan Edukatif. Yogyakarta: Pilar Media.
Kartono, K. (1979). Psikologi Anak. Bandung: Penerbit Alumni.
Lina. (2006). Perkembangan Pengajaran Bahasa Tionghoa di Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Kristen Petra.
Moleong, L.J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Padmono, Y. (2011). Manajemen Pembelajaran di Kelas. Salatiga: Widya Sari Press.
Péng, J. Y., et al. (2014). Organization and Instruction of Kindergarten Game Activities. Beijing: Educational Science Publishing House.
Phakiti, A. (2014). Experimental Research Methods in Language Learning. London, UK dan New York, USA: Bloomsbury Publishing Plc.
Rapar, J. (1996). Filsafat Politik Plato. Jakarta: Rajawali Pers.
Sarwono, J. (2009). Statistik Itu Mudah: Panduan Lengkap untuk Belajar Komputasi Statistik Menggunakan SPSS 16. Yogyakarta: C.V Andi OFFSET.
Sugiyono. (2007). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Talak-Kiryk, A. (2010). Using Games in A Foreign Language Classroom. MA Tesol Collection.
Wēn, G. Y. (1997, 03). The Ups and Downs of Chinese Education in Indonesia since 1967. Retrieved 03 23, 2016, from http:www.cnki.com.cn/
Yáng, J. Z. (2005). Chinese Classroom Teaching Skills. Beijing: Beijing Language and Culture University.
Zhào, J. M. (2008). Introduction to Teaching Chinese as a Foreign Language. Beijing: Beijing Shang Wu Yin Shu Guan Chu Ban.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






