PERSEPSI WARNA BAGI MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.4.1.41-49Abstract
Tujuan penelitian mengetahui persepsi warna bagi mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Kristen Petra beserta faktor yang mempengaruhi persepsi. Penulis menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa aktif Universitas Kristen Petra Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan persepsi warna dari segi budaya dan psikologi. Dari segi budaya warna hitam adalah lambang berduka, niat jahat, dan keadilan, warna merah adalah keberuntungan, kebahagiaan, dan warna putih adalah pertanda buruk dan kesedihan. Sedangkan dari segi psikologi warna hitam adalah mewah, formal, dapat membuat tubuh terlihat lebih kurus, warna merah adalah semangat, berani juga dapat menambah nafsu makan dan warna putih adalah murni, bersih, dan terang. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi seperti keluarga, lingkungan sosial, media massa, agama, dan pendidikan. Faktor tradisi keluarga dan lingkungan sosial adalah penyebab utama yang banyak mempengaruhi persepsi warna. Faktor media massa, agama, dan pendidikan yang menjadi faktor kedua yang mempengaruhi responden dalam memaknai suatu warna.References
Barker, C. (2012). Cultural Studies Theory and Practice. London : Sage Publications Ltd.
Althusser, L. (1971). Lenin and Philosophy and Other Essays, Monthly Review Press 1971. Retreived from,
https://www.marxists.org/reference/archive/althusser/1970/ideology.htm
Guō, J.F. (2010). Hànyǔ yǔ Zhōngguó Wénhuà. Běijīng : Shāngwù Yìnshū Guǎn Chūbǎn.
Mahnke, F. (1993). Color and Light. New York : Van Nostrand Reinhold.
Mahnke, F. (1996). Color, Environment, and Human Response : An Interdisciplinary Understanding of Color and Its Use as a Beneficial Element in the Design of the Architectural Environment. New York : John Wiley & Sons, Inc.
Moleong, L.J. (2013). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Nio, J.L. (2013). Peradaban Tionghoa Selayang Pandang. Jakarta : PT. Gramedia.
Soenarto, R.R. (2013). Budaya Tionghua Pecinan Semarang Sānbǎolóng Tángrénjiē Zhōnghuá Wénhuà. Semarang : Perkumpulan Sosial Rasa Dharma.
Strinati, D. (2003). Popular Culture Pengantar Menuju Teori Budaya Populer. Diterjemahkan oleh : Abdul Mukhid. Yogyakarta : Bentang Budaya
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung : Alfabeta, CV.
Sutrisno, M. & Putranto, H. (Ed.). (2013). Teori-teori Kebudayaan. Yogyakarta : Kanisius.
Sutton, T & Whelan, B.M. (2003). The Complete Color Harmony. Singapore : Page One Publishing Private Limited.
Wàn, S.C. (2013). Sècǎi Xīnlǐxué Pòyì Sècǎi yǔ Xìnggé de Mìmì. Běijīng : Jílín Chūbǎn Jítuán Yǒuxiàn Zérèn Gōngsī.
Lǐ Zhé, et al. “Zhōng Xīfāng de Yánsè Hányì”. Retrieved from http://wenku.baidu.com/view/b4de1fc4b9f3f90f76c61bea.html?re=view
Liáng, M.L. (2007). Duō Cǎi Zhōngguó. Běijīng : Wǔzhōu Chuánbō Chūbǎnshè.
Wáng, X.Y. (2010). “Lüè Tán Yánsè Zhōng de Wénhuà Yìyì”. Wénhuà Yìshù Yánjiū, dì 16 qī zhōukān, 2010. Retrieved from http://wenku.baidu.com/link?url=NICAXTBitovYwODKwAlQ8RCYlae9kMJir2dSg1t4h5ZsHzChSiZvgetOpggQQ_p3CqgopItytf0AXJ6toYhX2mVNGv_VhTR21UrOMvMAF_
Xīnjiāpō Zōng Xiāng Zǒng Huì Bǎnquánsuǒyǒu. (2012). Sānglǐ. Retrieved November 17, 2015, from http://www.sfcca.sg/node/62
Yà Tài Biānjíbù. (2003). Zhōngguó Zhī Zú. Xīnjiāpō : Yàtài Túshu Yǒuxiàn Gōngsī.
Zhèngwù Hé Gōngyì Jīgòu Yùmíngzhùcè Guǎnlǐ Zhōngxīn. (2014). Retrieved November 17, 2015, from
http://szb.huaian.gov.cn/jsp/content/content.jsp?articleId=50389
Downloads
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






