Analisis Kesalahan Dalam Penggunaan “Danshi” “Keshi” “Buguo” oleh Pembelajar Bahasa Mandarin di Indonesia Serta Strategi Pengajarannya
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.13.2.131-144Abstract
Bahasa Mandarin sering kali bergantung pada kata hubung untuk membentuk kata, frasa, atau kalimat. Namun, para siswa Indonesia sering merasa kesulitan dalam menggunakan konjungsi, terutama konjungsi pertentangan. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra dalam menggunakan konjungsi pertentangan “但是dànshì, 可是kěshì, dan 不过búguò melalui penyebaran kuesioner.
Melalui analisis data kuesioner, ditemukan bahwa para mahasiswa sering melakukan kesalahan dalam hal kolokasi kata, serta saat menggunakan “但是dànshì” untuk menghubungkan dua unsur. Dalam bagian “可是kěshì”, mahasiswa kadang-kadang melakukan kesalahan saat menggunakannya secara tunggal, dalam kolokasi, serta ketika “可是kěshì” digunakan untuk menyatakan penyesalan. Sementara itu, dalam penggunaan “不过búguò”, mahasiswa juga menunjukkan kesalahan dalam kolokasi dan saat menggunakannya untuk menambahkan informasi tambahan.
Penyebab dari kesalahan-kesalahan ini meliputi: pengaruh negatif dari bahasa ibu, kurangnya kesadaran terhadap kolokasi, serta faktor internal dari pembelajar itu sendiri. Selain itu, penelitian ini juga memberikan saran yang relevan bagi pengajar dan pembelajar. Diharapkan saran-saran ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi penyusunan materi ajar, perbaikan strategi pembelajaran, dan peningkatan efektivitas pengajaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eugenes Yenadiputri, Steffi Thanissa Halim, S.S., B.A., M.TCSOL.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






