PERWUJUDAN BUDAYA TIONGHOA INDONESIA DALAM FILM “PEREMPUAN BERGAUN MERAH”
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.12.2.97-108Keywords:
Tahap Pengembangan Produk, Atribut ProdukAbstract
Film horor selalu menjadi genre yang populer, dan "Perempuan Bergaun Merah" adalah salah satu film yang mengandung unsur-unsur budaya Tionghoa Indonesia. Film ini menampilkan budaya Tionghoa Indonesia melalui tindakan dan perilaku karakter utama serta praktik budaya mereka. Banyak penulis telah menulis studi tentang film yang melibatkan budaya Tionghoa Indonesia, tetapi belum ada yang secara langsung membahas film horor. Film "Perempuan Bergaun Merah" memberikan wawasan mendalam tentang budaya Tionghoa Indonesia dari perspektif spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis perwujudan budaya Tionghoa Indonesia dalam film tersebut, mengingat bahwa tradisi budaya Tionghoa selalu terkait erat dengan penghormatan terhadap leluhur. Film ini menampilkan beberapa kepercayaan dan adat istiadat Tionghoa Indonesia seperti membakar dupa dan kertas sembahyang, budaya ramalan poa poe dan ciam si, serta menggantung cermin bagua, yang menunjukkan bagaimana budaya Tionghoa Indonesia masih dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
References
关耳.(2021). 《印度尼西亚华人民间信仰研究》一书出版. 八桂侨刊(03),95-96.
陈永钊.(1999). 东华山的求签习俗. 民俗研究(04),43-46.
杨启光. (2006). 试论印尼华人文化. 东南亚研究, (4), 71-78.
李鹏. (2019). 桂中壮族葬礼上的物研究——以香, 纸钱为例. 宗教学研究, 3.
林欣. (2018). 印尼和马来西亚多元文化社会中的华人文化认同简析. 江苏
经贸职业技术学院学报.
林旻雯. (2023). 民俗生活中的掷筊实践与衍变. 民俗研究, (03),123-124
郭锦桴. (2010). 汉语与中国传统文化: 修订本. 商务印书馆.
程裕祯. (1998). 中国文化要略. 外语教学与研究出版社.
Adriani, I., & Wijaya, G. (2023, August 31). Partisipasi dan representasi Tionghoa
dalam budaya populer di Indonesia: Sebuah Penelusuran Singkat. Forum
Sinologi Indonesia. https://forumsinologi.id/partisipasi-dan-representasi
tionghoa-dalam-budaya-populer-di-indonesia/
Alamudi, A. A. (2022, January 31). Segini jumlah hio yang tepat untuk ritual ibadah
imlek. IDN Times Sumut. https://sumut.idntimes.com/news/sumut/arifin
alamudi/jangan-asal-segini-jumlah-hio-yang-tepat-untuk-ritual
ibadah?page=all
Awaliyah, G. (2023, January 25). Mengapa film horor di Indonesia selalu diminati?. Republika. https://republika.id/posts/36814/mengapa-film-horor-di indonesia-selalu-diminati
Basuki, R. M. N., Saidi, A. I., & Mutiaz, I. R. (2016). Nilai dan makna uang kertas dan kertas doa dalam ritus kematian Etnis Tionghoa Indonesia. Jurnal Sosioteknologi, 15(2), 169-322.
Bloomfield, F. (2010). Chinese Beliefs: Mendalami Pola-pola Berpikir Orang
Cina. Surabaya: Liris.
Christian, S. A. (2017). Identitas budaya orang Tionghoa Indonesia. Jurnal
Cakrawala Mandarin, 1(1), 11-22.
Deviera, D. (2021). Representasi budaya Tionghoa dan orientalisme dalam film Crazy Rich Asians. The Commercium, 4(3), 167-176.
Fauzi, J. D., & Yuwita, M. R. (2022). Analisis karakter utama dalam film The Great Gatsby (2013). Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(1), 1-8. KARAKTER UTAMA
Goven, R. M., & Halim, C. (2023). Analysis of understanding and state of
preservation communities of Chinese people in West Jakarta against ciamsi
and puak poi. Jurnal Bahasa dan Budaya China, 12(1).
Hum, R. P. S., & Assa Rahmawati Kabul, S. S. (2022). Makna nama Tionghoa dan harapan orangtua. Jurnal Cakrawala Mandarin, 5(2), 110-129.
Ismail, (2023, Desember 20). Film Indonesia Terlaris 2023, Masih Didominasi Genre Horor. Suara.com. https://www.suara.com/entertainment/2023/12/20/074500/film-indonesia
terlaris-2023-masih-didominasi-genre-horor
Jusuf, T. (2020). Budaya Tionghoa https://books.google.co.id/books?id=dzSGzwEACAAJ Indonesia.
Knapp, R. (2013). The peranakan chinese home: art & culture in daily life. Tuttle.
Lisnawati, Y. (2023, February 5). Muncul banyak film Baru, industri perfilman Indonesia tumbuh pesat. liputan6.com. https://www.liputan6.com/citizen6/read/5198648/muncul-banyak-film
baru-industri-perfilman-indonesia-tumbuh-pesat?page=3
Nagara, W. J. (2018). Pesan moral dalam film Wanita Tetap Wanita: Analisis
semiotika dalam film Wanita Tetap Wanita [Doctoral dissertation].
Rizky, M. Y., & Stellarosa, Y. (2017). Preferensi penonton terhadap film Indonesia. Communicare: Journal of Communication Studies, 4(1), 15-34.
Rudiansyah, R. (2021). Tinggalan cagar budaya dalam akulturasi budaya Tionghoa di Kota Sibolga. Studi Budaya Nusantara, 5(2), 107-117.
Sari, I. N., Lestari, L. P., Kusuma, D. W., Mafulah, S., Brata, D. P. N., Iffah, J. D. N., ... & Sulistiana, D. (2022). Metode penelitian kualitatif. Unisma Press.
Suharyanto, A., & Matondang, A. (2018, March). Makna Upacara Cheng Beng
Pada Masyarakat Etnis Tionghoa di Medan. In Prosiding Seminar Nasional
Pakar (pp. 21-26).
Suryasuciramdhan, A., Ramadhan, G., Gusti, D. P., Dewi, H. N. K., & Aisyah, G. (2024). Analisis isi sosok iblis dan sebuah ketaatan dalam film The Nun.
Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(2), 247
Suryaningtyas, A., & Weningtyastuti, R. (2018). Eksistensi dan streotip etnis
Tionghoa dalam kehidupan sosial masyarakat. Media Informasi Penelitian
Kesejahteraan Sosial, 42(3), 235-240.
Susanto, I. (2017). Penggambaran budaya etnis tionghoa dalam film “Ngenest”.
Jurnal E-Komunikasi, 5(1).
Utomo, A. P. (2021). PUSAT SENI DAN BUDAYA TIONGHOA DENGAN
PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI KOTA
SEMARANG [Doctoral dissertation, Unika Soegijapranata].
Wulandari, A. I., & Islam, M. A. (2020). Representasi makna visual pada poster film horor Perempuan Tanah Jahanam. Barik, 1(1), 68-81.
Yunardi, Y. (2018). Pesan moral upacara perkabungan dalam agama Khonghucu (Studi Kasus Di Makin Cimanggis Depok) [Master's thesis, Jakarta: Fakultas Ushuluddin Dan Filsafat UIN Syarif Hidayatullah].
253.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






