Studi Prasangka Mahasiswa Nusa Tenggara Timur Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan terhadap Mahasiswa Tionghoa di Universitas Kristen Petra
DOI:
https://doi.org/10.9744/century.12.2.83-96Keywords:
lampu kabut, otomatis, putih, kuningAbstract
Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak suku dan setiap suku memiliki budaya dan kebiasaannya masing masing. Namun keberagaman suku dan budaya ini juga terdapat sisi negatifnya, salah satunya adalah adanya prasangka antar suku. Pada penelitian ini penulis berfokus meneliti prasangka mahasiswa Nusa Tenggara Timur fakultas keguruan dan pendidikan terhadap mahasiswa Tionghoa di Universitas Kristen Petra. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui prasangka apa yang ada pada mahasiswa Nusa Tenggara Timur terhadap mahasiswa Tionghoa dan menggali lebih dalam asal usul prasangka tersebut serta bagaimana proses berubahnya prasangka tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat mengedukasi dan menyadarkan masyarakat untuk bisa hidup berdampingan dan saling menghormati di tengah masyarakat yang multikultural ini. Hasil wawancara terhadap narasumber yang telah penulis analisis menunjukkan bahwa memang masih ada prasangka mahasiswa etnis Nusa Tenggara Timur terhadap mahasiswa Tionghoa. Prasangka yang diberikan terhadap mahasiswa Tionghoa umumnya seperti orang Tionghoa pelit, kaya dan sombong. Namun semakin mereka sering berinteraksi dengan mahasiswa Tionghoa, prasangka itu perlahan semakin berkurang.
References
A. Baron, R., & Byrne, D. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.
Abidin, Z. (1999). Prasangka Rasial dan Persepsi Agresi pada Kelompok Mahasiswa Pribumi dan Cina dari Empat Perguruan Tinggi di Bandung. Tesis. Naskah Tidak diterbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada: Yogyakarta.
Afiz. (2010). Indonesia Miliki 1.128 Suku Bangsa(online). http://www.jpnn.com/index.php?- mib=berita.detail&id=57455.
Ahmadi, H. A. (1991). Psikologi Sosial (edisi revisi). PT. Rineka Cipta; Jakarta.
Babari, J. (1999). Diskriminasi Rasial Etnis Tionghoa di Indonesia (1st ed.). Gerakan Perjuangan Anti Diskriminasi.
Burhan, O. K., & Sani, J. (2013). Prasangka terhadap Etnis Tionghoa di Kota Medan : Peran Identitas Nasional dan Persepsi Ancaman. Psikologia : Jurnal PemikiranDan Penelitian Psikologi, 8(1), 25–33.
Hidayat, M., Putra, M., Saputro, M. R., & Husna, R. N. (2023). Analisis Prasangka Dan Diskriminasi Pada Etnis Tionghoa Di Indonesia. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(2), 228–238. https://doi.org/10.22373/arj.v3i2.19550
Lǐ RúPíng. (2003). Cóng chōngtú lǐlùn fēnxī táiwān dìqū de zúqún guānxì. Guólì shīfàn dàxué zhèngzhì xué yánjiū suǒ zhèngzhì xué xuébào,1,1-26.
Lǐ Yuàn, Fàn JiéPíng. (2007). Kuà wénhuà jiào jízhōng móshì gù jiàn fāzhǎn biànhuà dòngtài fēnxī. Wàiyǔ jiàoxué yǔ yánjiū. Dì 2 qī.
Lín Mingzhì. (1997). Jiǎndī zúqún piānjiàn fāng'àn zài guó xiǎo shíshī chéngxiào zhī yánjiū (wèi chūbǎn zhī shuòshì lùnwén). Tái yì shìlì shīfàn xuéyuàn guómín jiàoyù yánjiū suǒ, tái yì.
Mar'at. (1981). Prasangka. Bandung: Fakultas Psikologi UNPAD.
Moleong Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nelson, T.D. (2002). The Psychology of Prejudice. Boston, MAp: Allyn & Bacon.
Putrohari, R. D., dkk. (2015). Diaspora Melanesia di Nusantara. Jakarta: Direktorat. Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian.
Sarwono, Sarlito Wirawan. (2006). Psikologi Prasangka Orang Indonesia: Kumpulan Studi Empirik Prasangka dalam Berbagai Aspek Kehidupan Orang Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sarwono, Sarlito Wirawan. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba
Suryadinata, L. (1984). Dilema minoritas Tionghoa . Jakarta: Grafiti Press.
Suryaningtyas, A., & Weningtyastuti, R. (2018). Eksistensi dan Streotip Etnis Tionghoa dalam Kehidupan Sosial Masyarakat. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 40(3), 235–240. https://ejournal.kemsos.go.id/index.php/mediainformasi/article/view/2232
Susetyo, D.P.B. 2010. Stereotip Dan Relasi Antarkelompok. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zhāng ZhōngXué, Sòng Juān. (2007). Piānjiàn Yánjiū de JìnZhǎn. Dì 2 qī,150-155 yè.
Zuǒ Bīn, Zhāng YángYáng, Zhào Jú, Wáng Juān (2006). KèBǎn YìnXiàng NèiRóng MóXíng: LǐLùn JiǎShè Jí YánJiū. Xīnlǐ kēxué jìnzhǎn, 14(1), 138-145.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-ekslusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






