Analisis Kesalahan Penempatan Adverbial Waktu dan Tempat dalam Kalimat oleh Mahasiswa Angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya

Celline Vivian Widyanata

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengkategorikan dan menganalisis jenis kesalahan dan penyebab kesalahan menempatkan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat Bahasa Mandarin oleh mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya. Dalam membuat kalimat atau menulis artikel Bahasa Mandarin, banyak kalimatnya mengandung adverbial waktu dan tempat. Penulis mendapatkan bahwa masih banyak mahasiswa melakukan kesalahan penempatan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah sembilan mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin. Data penelitian didapat dari tes tulis dan tes lisan. Dari hasil tes dapat disimpulkan, kesalahan terbanyak mahasiswa pada tes tulis yaitu soal berdasarkan teori pemakaian ‘以前/以后’ untuk menjelaskan suatu tindakan yang terjadi sebelum atau sesudah kejadian lain dalam waktu tertentu (presentase kesalahan: 40.74%), sementara pada tes lisan yaitu soal berdasarkan teori pemakaian kata keterangan waktu (presentase kesalahan: 2.22%). Selain karena pengaruh dari Bahasa Indonesia, penyebab kesalahan dalam penempatan adverbial waktu dan tempat yang paling besar adalah karena kerumitan Bahasa Mandarin beserta sistem pengajarannya.

 

Kata kunci: Adverbial waktu, adverbial tempat, analisis kesalahan, Bahasa Mandarin

Full Text:

PDF

References


Chen, A. B. & Wu, Z. W. (Eds.). (2011). Xiandai Hanyu. Beijing, China: Beijing Language and Culture University Press.

Gu, H., Liu, Y. H. and Pan, W, Y. (2001). Shiyong xindai Hanyu yongfa. Beijing, China: Shangwu Yinshuguan.

Guo, Q. Y. (2019, June 14). Duiwai Hanyu ruhe jinxing yuju jiaoxue. Guoji Ribao, A5. Retrieved from http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20190614/1485839.shtml

Malik, A. R. & Fatimah, S. (2017). Analisis kesalahan morfologi dalam karangan sederhana bahasa Jerman siswa kelas XI SMAN 2 Makassar. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra 1(1), 65.

Metode Penelitian Kuantitatif. (2017). Retrieved from http://sosiologis.com/metode-penelitian-kuantitatif

Nurhadi. (1995). Tata bahasa pendidikan landasan penyusunan buku pelajaran bahasa. Semarang, Indonesia: IKIP Semarang Press.

Pengertian penelitian kuantitatif, ciri, dan jenisnya lengkap. (2018, February 17). Retrieved from http://dosensosiologi.com/pengertian-penelitian-kuantitatif-ciri-dan-jenisnya-lengkap/

Priliandani, M. (2015). Jago kuasai bahasa Mandarin.Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Baru Press.

Puspita, R. (2016). Analisis kesalahan penempatan adverbial (状语) dalam kalimat bahasa Mandarin siswa kelas XI SMA YSKI Semarang. Semarang, Indonesia: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Qian, N. R. (1993). Hanyu yuyan xue. Beijing, China: Beijing Language and Culture University Press.

Sa’adah, F. (2016). Analisis kesalahan berbahasa dan peranannya dalam pembelajaran bahasa asing. Retrieved from https://journal.walisongo.ac.id

Salim, M. (2018). Analisis kesalahan penggunaan sinonimi kata kerja dalam kalimat bahasa Tionghoa pada mahasiswa Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra. Surabaya: Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra.

Yang, J. Z. (2006). Hanyu jiaocheng 2A. Beijing, China: Beijing Language and Culture University Press.

以前 (yǐqián) and 以后 (yǐhòu) in Chinese grammar: before and after, past and future. (n.d.). Retrieved May 3, 2019 from https://www.chineseboost.com/grammar/yi3qian2-yi3hou4/




DOI: https://doi.org/10.9744/century.9.2.49-58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by : 

 

e-ISSN Barcode :


Statistic Installed since 19 February 2019

View My Stats